Konfirmasi pembayaran

Telah melakukan pembayaran ? klik disini untuk melakukan konfirmasi pembayaran.

Pertanyaan Umum (FAQ)

 

(T) Apakah aman berbelanja di Depo LED?

(J) Kami memastikan bahwa belanja di Depo LED aman dan bebas penipuan (fraud) karena kami ingin tumbuh atas dasar kepercayaan dan kepuasan pelanggan. Seluruh pengiriman kami selalu disertai dengan bukti kirim (resi) atau tanda terima surat jalan.

Selain itu, Depo LED juga memiliki domisili yang jelas di Jakarta.

 

(T) Apa kelebihan belanja di Depo LED?

(J) Pertama, produk-produk yang kami jual adalah produk berkualitas menengah ke atas dari segi performance dan durabilitas sehingga tidak akan memberikan Anda masalah di kemudian hari

Kedua, kami hanya menjual barang ASLI dan produk top brand yang sudah dikenal

Ketiga, untuk rasa aman dan nyaman, sebelum barang pesanan dikirim kami selalu melakukan check-recheck confirm-reconfirm dan pengetesan untuk memastikan produk yang pelanggan terima tidak mengecewakan.

Keempat, barang pesanan akan dikirim secepat mungkin setelah pembayaran diterima.

Kelima, apabila masalah timbul kami selalu berusaha menyelesaikannya dengan mudah dan cepat.

 

(T) Mengapa lampu LED dianggap sebagai teknologi lampu masa depan? Apa alasannya?

(J) Mungkin Anda masih ingat beberapa waktu lalu ketika lampu pijar yang digantikan oleh lampu hemat energi CFL (Fluorescent). Untuk saat ini, lampu LED secara perlahan sudah mulai menggantikan keberadaan lampu CFL.

Alasannya:

1. Lampu LED tidak mengandung merkuri sehingga tidak berbahaya bagi kesehatan

2. Lampu LED lebih hemat energi (listrik) dibandingkan jenis lampu lain dalam menghasilkan terang yang sama

3. Lampu CFL lebih cepat panas dibandingkan lampu LED sehingga mempengaruhi suhu ruangan dan umur lampu

4. lampu LED memiliki umur yang jauh lebih panjang dibandingkan lampu CFL apalagi pijar. Sebagai contoh, lampu LED umumnya memiliki umur rata-rata 30,000 s/d 50,000 jam dibandingkan lampu CFL hanya mampu bertahan 9,000 jam atau lampu pijar dengan umur rata-rata 1,000 jam

 

(T) Apakah aman menggunakan lampu LED?

(J) Lampu LED sangat aman digunakan karena digerakkan oleh listrik DC sehingga tidak akan mengakibatkan korsleting. Namun, hal utama yang perlu diperhatikan adalah memilih jenis power supply atau trafo, apabila diaplikasikan di outdoor yang rentan basah/hujan sebaiknya menggunakan yg tipe waterproof.  

 

(T) Mengapa penting sekali menggunakan lampu LED yang berkualitas?

(J) Kualitas dan durabilitas adalah faktor yang sangat penting karena akan berpengaruh pada:

- Umur lampu

Bayangkan harga lampu LED yang masih diatas harga jenis lampu lainnya, apabila umur lampu tidak optimum maka rencana penghematan biaya menjadi kurang maksimal.

Kedua, kesulitan dan biaya yang akan dikeluarkan untuk mengganti kerusakan lampu LED apabila dipasang di tempat yang sulit dijangkau (mis. papan reklame di jalan tol).

- Tingkat cahaya yang tidak maksimal (Power factor rendah)

Lampu LED berkualitas menghasilkan cahaya +/-20% lebih terang sehingga secara keseluruhan menghemat jumlah lampu dan biaya yang dikeluarkan (terlebih untuk lampu reklame).

 

(T) Bagaimana cara mengukur kualitas lampu LED?

(J) Kualitas lampu LED diukur dari segi umur dan output cahaya yang dihasilkan. Lampu LED berkualitas memiliki umur panjang yang diukur dalam satuan jam (mis. 50,000jam).

Dari segi cahaya, lampu LED yang berkualitas akan menghasilkan cahaya yang lebih terang berbanding daya listrik yang digunakan.

 

(T) Bagaimana perbandingan lampu LED dengan jenis lampu lainnya dari segi pemakaian listrik dan terang yang dihasilkan?

(J) Pada dasarnya, lampu LED mampu menghasilkan cahaya (Lumen) yang lebih terang cukup dengan (contoh perbandingan) pemakaian listrik 50% dari teknologi sebelumnya (CFL).

Dengan kata lain, untuk menghasilkan terang yang sama, lampu LED hanya membutuhkan 1/2 atau kurang dari ukuran (Watt) lampu CFL.

Perbandingan lampu LED

Sebagai contoh, apabila Anda ingin mengganti lampu CFL 20Watt di rumah maka untuk mendapatkan terang yang sama Anda cukup menggantikannya dengan lampu LED 10 Watt s/d 12.5 Watt.

 

(T) Bagaimana cara menghitung penghematan listrik dari penggunaan lampu LED?

(J) Seperti dijelaskan diatas, apabila lampu CFL membutuhkan 2 Watt, maka lampu LED hanya membutuhkan 1 Watt untuk menghasilkan terang yang sama.

Apabila tarif listrik yang berlaku saat ini adalah Rp. 1,200/kWh maka setiap pemakaian 1 Watt LED selama 1 jam akan membutuhkan biaya sebesar Rp. 1.2/jam untuk setiap 1 Watt

Perhitungannya: 1 Watt/1,000 x Rp. 1,200/kWh x 1jam = Rp. 1.2/jam untuk setiap 1 Watt

 

Dibandingkan dengan lampu CFL yang membutuhkan daya 2x lipat untuk menghasilkan terang yang sama yaitu 2 Watt sehingga untuk pemakaian selama 1 jam membutuhkan biaya sebesar Rp. 2.4/jam untuk setiap 1 Watt

 

Sebagai contoh ilustrasi:

Di rumah terdapat 20pcs x 23 Watt yang dinyalakan selama 5jam per hari: 20pcs x 23 Watt/1,000 x Rp. 1,200/kWh x 5jam x 30hari = Rp. 82,800.-/bulan

Apabila diganti dengan menggunakan lampu LED, maka biayanya adalah 20pcs x 10 Watt/1,000 x Rp. 1,200/kWh x 5jam x 30hari = Rp. 36,000.-/bulan

 

Anda akan menghemat biaya sebesar Rp. 82,800 - Rp. 36,000 = Rp. 46,800.-/bulan setara Rp. 561,600.-/tahun

 

Contoh ilustrasi kedua: 

Perbandingan biaya listrik papan reklame antara lampu sorot halogen HPIT dengan LED:

Perbandingannya: 1W lampu sorot High Power LED = 4W lampu sorot halogen

 

Satu sisi papan reklame uk. besar membutuhkan +/- 6 x lampu sorot halogen HPIT 400W = 2,400W 

Apabila diganti dengan menggunakan LED hanya membutuhkan 6 x lampu sorot LED 100W = 600W

 

Perhitungannya: apabila lampu dinyalakan 12jam, maka dalam 1 tahun penghematannya =

(2,400W - 600W) : 1,000kWH x Rp. 1,200/kWh x 12jam x 365hari = Rp. 9,460,8000.-/tahun

 

(T) Apa sebenarnya lampu LED aplikasi? 

(J) Produk lampu LED beraneka ragam, dan yang umum dikenal masyarakat adalah bola lampu (bolam) LED. Namun, produk lampu LED tidak hanya terbatas pada bolam tetapi juga tersedia dalam berbagai inovasi bentuk dan fungsi seperti LED module, strip, high bay, dan lain sebagainya seperti yang tertera di website kami.

 

Lampu LED aplikasi adalah lampu untuk kebutuhan khusus atau spesifik seperti reklame, gudang/pabrik, arsitektural dan interior, outdoor, dsb.  

  

(T) Bagaimana cara pemasangan lampu LED module atau LED strip yang benar? Mengapa bagian ujung lampu sering terlihat lebih redup dan cahaya tidak merata atau tidak sesuai warna yang diinginkan?

(J) Pada dasarnya, Anda cukup menghubungkan lampu LED dengan power supply DC. Ibarat seperti Anda membeli sebuah radio yang dihubungkan ke power supply (mis. adaptor). Radio ibaratnya seperti lampu LED dan adaptor/trafo hanyalah istilah lain untuk power supply. Simpel...

Namun, apabila lampu yang dipasang terlalu panjang (lebih dari 1 rol led strip), maka sebaiknya pemasangan lampu JANGAN dipasang secara seri (sambung-menyambung) karena ujung lampu akan terlihat lebih redup.

 

Cara pemasangan lampu LED yang benar apabila jumlah lampu cukup banyak adalah:

1. Pasang lampu secara paralel (untuk led strip maksimal 1rol atau untuk led modul maksimal 50pcs)

2. Kedua ujung lampu disambung kembali ke power supply sehingga cahaya merata sepanjang lampu

   Berikut adalah diagram cara pemasangan lampu LED module atau strip:

Cara pemasangan lampu LED module strip

Ket: 60 LEDs diasumsikan setara dengan 1 roll lampu LED strip (5m)

 

Untuk pemasangan yang lebih advance seperti ke controller, kami merekomendasikan Anda agar mendatangi kami untuk diperagakan dan dijelaskan secara langsung. Anda hanya perlu waktu tidak lebih dari 10 menit untuk mengerti cara pemasangan yang benar dan pemakaiannya. Selain itu, Anda juga dapat mencari informasi di internet atau video di Youtube.

 

(T) Bagaimana cara menghitung dan memilih ukuran power supply atau trafo yang tepat untuk lampu LED?

(J) Berikut adalah dasar cara menghitung kapasitas atau ukuran power supply untuk lampu LED:

1. Hitung jumlah daya listrik dari setiap lampu LED sesuai jenis/tipe dan spesifikasi lampu, Berikut adalah contoh spesifikasi daya listrik untuk lampu LED strip:

 

Spesifikasi Daya Listrik Lampu LED Strip

Ket:  TOTAL DAYA (Watt) = DAYA (Watt) setiap produk x Jumlah Qty

Sebagai contoh ilustrasi:

TOTAL DAYA untuk menyalakan 2 (dua) LED strip SMD 5050 (60LEDs/m) = 24 Watt x 2 strip = 48 Watt

 

2. Hitung dan pilih VOLTASE dan AMPERE power supply yang sesuai

Pertama-tama, pastikan VOLTASE power supply yang digunakan SAMA dengan spesifikasi VOLTASE lampu.

Penting untuk diketahui bahwa ukuran power supply sebaiknya diusahakan 20% diatas TOTAL DAYA agar power supply tidak cepat panas/rusak akibat overload. Berdasarkan perhitungan pada poin 1, maka kapasitas power supply yang sesuai adalah 48Watt + 20% dibulatkan menjadi 60Watt.

 

Untuk konversi Watt menjadi AMPERE = TOTAL DAYA (WATT) : VOLTASE

Dalam satuan lain, maka power supply 60watt sama dengan 60Watt : 12V = 5A

 

3. Pilih jenis power supply atau trafo sesuai kondisi pemakaian:

- Adaptor untuk aplikasi indoor serta daya kecil

  http://www.depo-led.com/4-dc-adaptor 

- Trafo standar (NON-waterproof) untuk aplikasi indoor dan pemakaian daya sedang dan tinggi

  http://www.depo-led.com/8-standard-trafo  atau  http://www.depo-led.com/7-slim-trafo

- Trafo Rainproof dengan casing anti hujan untuk pemakaian semi outdoor serta kebutuhan daya sedang dan tinggi

  http://www.depo-led.com/9-rainproof  

- Trafo waterproof untuk kebutuhan pemakaian outdoor dengan kapasitas sedang dan tinggi

  http://www.depo-led.com/34-waterproof

 

(T) Apa perbedaan chip LED 3528, 5050, 5630 dan sebagainya?

(J) Kode tersebut membedakan dan menjelaskan ukuran/spesifikasi chip lampu LED. 

Ukuran chip lampu LED

Untuk kode 3528 menunjukkan spesifikasi chip LED berukuran 3,5mm x 2,8mm. Sedangkan untuk kode 5050 menunjukkan chip LED berukuran 5,0mm x 5,0mm.

Semakin besar ukuran chip LED, semakin terang cahaya yang dihasilkan dan listrik (watt) yang digunakan.

Misalnya, chip LED 5630 berukuran 5,6mm x 3,0mm merupakan single LED chip inovasi terbaru oleh perusahaan Korea yang mampu menghasilkan cahaya (lumen) yang tinggi dengan penggunaan listrik yang lebih efisien.

 

(T) Apakah perbedaan antara komponen/produk DC 12V dengan 24V?

(J) Dengan tegangan yang lebih tinggi (mis. dalam hal ini 24V), maka daya (Ampere) yang diperlukan lebih kecil untuk menghasilkan Watt yang sama.

Dengan berkurangnya daya (Ampere) yang digunakan, panas yang dihasilkan juga berkurang. 

Keuntungannya, umur produk lebih tahan lama serta dapat digunakan untuk durasi yang panjang atau bahkan secara terus menerus. 

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan ukuran diameter kabel yang lebih kecil atau rangkaian/jarak kabel yang lebih panjang misalnya seperti aplikasi lampu LED untuk jalan tol, jembatan, dsb.